
Video
Skema rangkaian

Kode sumber
1// ─────────────────────────────────────────
2// BlueGrays · bluegrays.com
3// Membaca Sakelar Reed
4// ─────────────────────────────────────────
5// Membaca output digital modul reed switch sekali per detik dan
6// mengirimnya ke Serial Monitor. Modul ini punya resistor pull-up: jika
7// ada magnet di dekatnya kontak menutup dan nilainya 0, selain itu 1.
8//
9// Pin:
10// D2 -> S modul reed (sinyal)
11// Pin tengah modul ke 5V, pin - ke GND
12
13const int reedRelayPin = 2; // Input modul reed
14
15void setup() {
16 Serial.begin(9600); // Serial pada 9600 baud
17 pinMode(reedRelayPin, INPUT); // Modul punya pull-up sendiri
18}
19
20void loop() {
21 int sensorValue = digitalRead(reedRelayPin); // 0 = 0 = ada magnet, 1 = tidak ada
22
23 Serial.print("Value: ");
24 Serial.println(sensorValue);
25
26 delay(1000); // Tunggu 1 s
27}
28
FAQ
Bagaimana relay reed bekerja?
Dua lempeng logam tipis di dalam tabung kaca saling tertarik ketika magnet didekatkan, sehingga rangkaian tertutup. Ketika magnet dijauhkan, lempengnya terpisah dan rangkaian terbuka.
Apakah resistor pull-up diperlukan?
Ya, relay reed berperilaku seperti sakelar; dibutuhkan resistor pull-up atau pull-down agar pin tidak mengambang. Cara termudah adalah memakai INPUT_PULLUP: ketika magnet mendekat terbaca LOW; ketika menjauh terbaca HIGH.
Seberapa dekat magnetnya harus ada?
Tergantung kekuatan magnetnya, biasanya terdeteksi ketika jaraknya 1–2 cm. Arah magnet juga penting; deteksinya lebih baik ketika magnet dipegang sejajar dengan tabungnya.
Apakah relay reed mudah pecah?
Ya, relay reed telanjang dengan rumah kaca mudah pecah ketika ditekuk. Jangan menekuk kakinya terlalu dekat dengan badannya; sensor pintu dengan rumah plastik lebih awet.
